Satu Tahun Punya Anak, Ternyata Rasanya Seperti Ini

Selamat datang di Ruang Buna!! 

Di ruang ini aku mau membagikan kisah hidupku sebagai seorang Buna, berbagi hal-hal yang aku alami, aku rasakan dan aku pikirkan. Pertama-tama, sebagai pembuka ruang ini aku mulai dari kisah 1 tahun menjadi seorang Buna. 

Sampai detik ini pun aku masih tidak menyangka bahwa sekarang aku adalah seorang Buna, Buna yang masih banyak belajar hal-hal baru yang ternyata memang tidak semudah itu. Banyak sekali hal baru yang sebenarnya sudah aku ketahui sebelumnya tapi rasanya kalau ada diposisi Buna aku baru mengetahuinya lebih dalam lagi. 

By the way aku pilih Buna karena di keluarga suami belum ada nama "Buna" ini, dan bisa jadi singkatan dari Ibu Rina hihi

Jadi apa saja sih yang berubah setelah punya anak?! 

1. Prioritas yang berubah
Sekarang benar-benar jadi banyak pertimbangan kalau melakukan banyak hal. Persetujuan kepala rumah tangga, penyesuaian sebagai istri dan ibu, dan juga posisi anak. Jadi kalau mau mengambil keputusan harus menimbang-nimbang mana yang lebih baik, mana yang harus diutamakan. 

2. Waktu untuk diri sendiri yang makin berkurang
Ini yang agak bikin aku sedih, soalnya nggak bisa lama-lama di depan laptop, buat konten, dan bersantai, untuk makan aja susah. Jadi waktu untuk diri sendiri tuh harus dibagi-bagi setiap harinya, dan better minta tolong pasangan untuk me time-nya agak ditambah dikit. 

3. Isi pikiran makin banyak
Yap, ini pikiran semakin banyak. "If" skenarionya makin bercabang-cabang kesana dan kemari. Enggak hanya untuk satu hal ada banyaknya, tapi juga harus tau 5 menit kedepan apa yang harus dilakukan, diwaktu luang mau melakukan apa aja diwaktu yang sangat terbatas itu.

4. Tiap anak punya prosesnya
Tiap anak prosesnya beda-beda loh, rasanya gak enak banget anak dibanding-bandingin sama anak orang lain. Karena kita juga gak bisa maksa anak kita, kita cuma bisa mengajarkan yang bisa kita ajarkan. Bukan maksa anak untuk seperti anak orang lain. Pokoknya ada perasaan yang susah dijelaskan, dan ibu baru harus aware sama perasaan ini. 

5. Hubungan dengan suami yang rasanya ada jarak
Hubungan sama suami juga jadi makin sulit cari waktunya, obrolan juga jadi makin sering bahas tentang anak. Romantisnya makin berkurang, tapi tetap harus diusahakan untuk romantis romantis kecil ya. Selalu make sure kalau hubungan dengan suami pun harus tetap baik. 

6. Bentuk tubuh yang berubah
Udah tau tapi emang tetep shock karena memang berubah; mulai dari bentuk badan, kulit dan wajah. Jadi lebih abu-abu gitu. Memang sih enggak berlaku sama semua ibu, tapi ini memang phase yang butuh penerimaan yang sangat luas karena perubahan yang terjadi tidak bisa di undo. Semoga my flamingo era kembali ya... 

7. Jadi minder-an
Karena lingkup yang mengecil dan bahkan seharian sama anak aku merasa aku jadi canggung kalau di keramaian, atau bicara sama orang. Kayak jadi canggung dan pemalu. Jadinya banyak mindernya. Seakan-akan dunia mengucilkanku :(

8. Jadwal harian yang makin padat
Jadwal harian jadi padat karena aku urus pekerjaan rumah juga. Tiap hari masak, tiap hari cuci piring, nyapu, ngepel, angkat jemuran, gosok baju. Beh.. Mantap deh semuanya diselip-selipin disetiap ada kesempatan. 

8 hal diatas memang hal yang baru untukku, phase ini memang sebuah perjalanan hidup yang dulu pernah aku impikan saat masa-masa sekolah. Punya keluarga kecil yang aku impikan dulu, jadi ibu rumah tangga yang mengurus perkerjaan rumah dan mengurus anak. Ternyata memang semua yang ada dipikiran kita terasa lebih mudah, padahal dikenyataannya semuanya butuh kerja sama antara otak, lisan, hati dan tenaga. 

 Ternyata aku bisa melewati satu tahun ini walaupun rasanya ngos-ngosan, babak belur, pegel-pegel dan banyak ngomel dan ngeluhnya. Hal ini yang menyadarkanku, bahwa benar dan memang nyata mejadi istri, ibu, dan orang tua adalah tugas yang luar biasa. Aku baru sadar, betapa aku salutnya dengan kedua orang tuaku, orang tua diluar sana yang juga banyak belajar dan banyak berusaha untuk diri mereka sendiri dan juga keluarga. 

Surat kecil untuk diri sendiri:
Halo, Buna! hebatnya sudah melalui 1 tahun yang sangat berat ini. Terima kasih sudah selalu berusaha yang terbaik, terima kasih sudah sabar, terima kasih sudah mau mendengarkan, terima kasih sudah belajar banyak hal. Baru satu tahun terlewati, semoga tahun-tahun berikutnya jadi tahun yang jauh lebih mudah, jadi tahun yang buat kamu jadi makin belajar untuk jadi pribadi, ibu dan istri yang lebih baik lagi. Ini adalah perjalanan hidup yang akan terus berjalan, diperjalanan yang ada berkah dan ibadah didalamnya. Semoga semuanya selalu dipermudah dan dilancarkan, aamiin.

Nah, itu dia hal-hal yang aku pelajari dan aku jalani sampai detik ini. Bukan sebagai bahan mengeluh, tapi disini pun aku ditempa untuk jadi manusia yang lebih baik lagi dengan belajar hal baru di peran yang baru ini. Semoga tulisan ini bermanfaat dan jadi insight untuk kamu. :)


See You Next Post :)

Posting Komentar

0 Komentar